AI sebagai Co-Teacher: Merancang Modul Ajar dan Media Pembelajaran Kreatif yang Diferensiatif

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menghadirkan perubahan besar dalam dunia pendidikan. Bagi guru SMP, AI dapat berfungsi sebagai co-teacher — rekan kerja digital yang membantu merancang pembelajaran kreatif dan diferensiatif.

Dalam semangat Kurikulum Merdeka, guru diharapkan mampu menyusun pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berpihak pada siswa. Artikel ini membahas dua chapter utama dari pelatihan DAY 2 – IHT Mempawah 2025, yaitu: Perancangan Pembelajaran dengan AI dan Merancang LKPD & Media Kreatif dengan AI.

Chapter 1: Perancangan Pembelajaran dengan AI

Mengapa Tujuan Berkesadaran?

Tujuan pembelajaran adalah fondasi utama dari proses belajar. Tujuan yang berkesadaran tidak hanya menekankan pada pengetahuan, tetapi juga menyentuh nilai dan makna bagi siswa. Dalam Kurikulum Merdeka, tujuan pembelajaran yang ideal mencakup tiga aspek:

  • Kognitif: memahami dan bernalar terhadap konsep.
  • Afektif: menumbuhkan sikap peduli dan empati.
  • Spiritual: menumbuhkan kesadaran nilai dan rasa syukur.

Ketiga aspek ini berpadu membentuk pembelajaran holistik yang mencerdaskan sekaligus memanusiakan.

Prinsip Backward Design

Guru merancang pembelajaran dengan memulai dari hasil akhir yang diinginkan (Capaian Pembelajaran/CP dan Tujuan Pembelajaran/TP). Dari situ, guru menurunkan langkah-langkah menuju hasil yang diharapkan:

CP/TP → Tujuan → Bukti Belajar → Aktivitas → Asesmen

Dengan pendekatan ini, kegiatan belajar menjadi lebih fokus dan terarah.

Contoh Tujuan Holistik (ABCD)

Topik: Sistem Pencernaan (IPA Kelas VIII)

  • Kognitif: Siswa menganalisis proses pencernaan dengan ketepatan ≥80%.
  • Afektif: Siswa menunjukkan sikap peduli terhadap kesehatan tubuh.
  • Spiritual: Siswa menyadari bahwa menjaga tubuh adalah bentuk rasa syukur.

Prompt Praktis (Tujuan)

Berdasarkan Tujuan Pembelajaran (TP) berikut:
[Tempelkan TP di sini]

Tolong buatkan 3 Tujuan Pembelajaran terperinci dengan format ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree) yang masing-masing mencakup aspek:
1. Kognitif (pengetahuan/pemahaman).
2. Afektif (sikap/nilai).
3. Spiritual (kesadaran/keteladanan nilai spiritual).

Syarat tambahan:
- Rumusan harus observable & measurable (menggunakan kata kerja operasional).
- Format output jelas dengan heading: TP Kognitif, TP Afektif, TP Spiritual.
- Tulis dalam kalimat ringkas, fokus, dan sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.

Prompt Praktis (Modul Ajar)

Buatkan draft modul ajar untuk **Kelas VIII IPA** 
Topik: [Isi topik, misalnya: Sistem Pencernaan Manusia] 
Alokasi waktu: 2 × 40 menit 
Struktur modul harus memuat: 

[1. Identitas Modul Ajar] 
Nama Sekolah: [Nama_Sekolah] 
Kelas / Semester: [Kelas_Semester] 
Mata Pelajaran: [Nama_Mapel] 
Materi Pokok: [Materi_Pokok_Pembahasan] 
Alokasi Waktu: [Durasi] Jp 

[2. Tujuan Pembelajaran] 
Rumuskan 3 tujuan pembelajaran dengan format ABCD (Audience, Behavior, Condition, Degree). 
Masing-masing tujuan mewakili aspek: 
Kognitif (pengetahuan/pemahaman), 
Afektif (sikap/nilai), 
Spiritual (kesadaran/keteladanan). 
Gunakan kata kerja operasional yang observable & measurable. 

[3. Aktivitas Pembelajaran] 
Gunakan model **5E (Engage, Explore, Explain, Elaborate, Evaluate)** berbasis masalah (Problem-Based Learning). 
Tulis langkah kegiatan guru dan siswa pada setiap tahap. 
Berikan estimasi waktu untuk tiap tahap agar totalnya 80 menit. 
Aktivitas harus kontekstual dengan kehidupan sehari-hari siswa. 

[4. Asesmen Formatif]
Buat asesmen singkat di akhir pembelajaran. 
Sajikan rubrik mini dengan 3 kriteria: Pengetahuan, Keterampilan, Sikap.  Gunakan skala 1–4 dengan deskripsi jelas untuk tiap level. 
Format output akhir disusun runtut dengan heading: 
Identitas Modul Ajar 
Tujuan Pembelajaran 
Aktivitas Pembelajaran (5E) 
Asesmen Formatif (Rubrik Mini) 

Gunakan bahasa sederhana, komunikatif, namun tetap profesional sesuai standar Kurikulum Merdeka.

Chapter 2: Merancang LKPD dan Media Kreatif dengan AI

Mengapa LKPD dan Media Penting?

LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dan media pembelajaran adalah alat utama untuk membuat pembelajaran kontekstual dan menarik. LKPD menjadi panduan berpikir siswa, sedangkan media membantu visualisasi konsep. Keduanya harus bermakna, kontekstual, dan interaktif agar mendorong siswa berpikir kritis dan kreatif.

Prinsip Pembelajaran Bermakna

Pembelajaran bermakna memiliki tiga karakter utama:

  1. Nyata – terkait dengan kehidupan sehari-hari siswa.
  2. Menantang – mendorong analisis, evaluasi, dan kreasi.
  3. Mengesankan – memberi pengalaman belajar tak terlupakan.

Prompt Praktis (LKPD)

Buatkan saya rancangan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) untuk jenjang [SMP/ SMA/ SD] kelas [..], mata pelajaran [..], topik [..].
Struktur LKPD harus memuat:

[1. Identitas LKPD]
 - Nama Mata Pelajaran:
 - Kelas/ Semester:
 - Topik:
 - Alokasi Waktu:
 - Nama Guru:

[2. Kompetensi]
 - CP (Capaian Pembelajaran):
 - TP (Tujuan Pembelajaran):
 - Indikator:
 - Tujuan ABCD (kognitif, afektif, spiritual/psikomotor bila perlu).

[3. Aktivitas Peserta Didik]
 - Gunakan model [pilih: 5E / Problem Based Learning / Project Based Learning / Discovery Learning].
 - Aktivitas harus berbasis masalah/ kontekstual.
 - Sertakan langkah-langkah kerja jelas (instruksi kepada siswa).
 - Tambahkan kolom/ruang jawaban.

[4. Pertanyaan Pemantik]
 - Pertanyaan awal untuk membangun rasa ingin tahu.
 - Minimal 2–3 soal berpikir kritis (HOTS).
 - Sertakan juga 2–3 soal LOTS untuk keseimbangan.

[5. Asesmen Formatif]
 - Bentuk: [checklist, rubrik mini, refleksi singkat, isian singkat].
 - Rubrik penilaian minimal 3 level (Low–Mid–High).
 - Pastikan observable dan measurable.

[6. Refleksi Peserta Didik]
 - Kolom singkat untuk menuliskan:
 - Apa yang dipelajari?
 - Bagian tersulit?
 - Apa manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari?

Format keluaran: Tabel LKPD yang rapi dengan bagian isian untuk siswa.

Prompt Praktis (Media)

Kamu adalah seorang desainer edukasi interaktif.
Bantulah saya membuat outline media interaktif bertema:
[Masukan_Nama_Tema]

Tujuan media:
- [Tujuan_1]
- [Tujuan_dst]
Buatkan outline untuk [Jumlah_Slide] slide interaktif, dengan format berikut:

Slide [nomor]: [Judul singkat, maks. 8 kata]
Poin utama: [≤30 kata, menjelaskan inti informasi slide]
Saran visual: [gambar/diagram/animasi interaktif yang sesuai]

Konten harus mencakup:
[Point_konten_1]
[Point_konten_2]
[Point_konten_dst]

Kriteria tambahan:
- Gunakan bahasa edukatif untuk siswa SMP.
- Setiap slide maksimal 1 ide utama.
- Gunakan gaya yang menarik, interaktif, dan sederhana.
- Hindari paragraf panjang.
- Rekomendasikan jenis media (gambar anatomi, animasi, video, kuis) yang relevan untuk tiap slide.

Kesimpulan

AI memberikan peluang besar bagi guru SMP untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan kreatif. Dengan memahami cara memanfaatkan AI secara berkesadaran, guru dapat menyusun modul ajar, LKPD, dan media pembelajaran yang benar-benar berpusat pada peserta didik. Kolaborasi antara manusia dan teknologi akan mempercepat inovasi pendidikan, asalkan tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan dan karakter bangsa.

Guru perlu terus bereksperimen dan berefleksi agar AI benar-benar menjadi co-teacher yang membantu, bukan menggantikan peran utama pendidik sebagai pembimbing nilai dan makna.

UNTUK INFO LEBIH LANJUT, KUNJUNGI EXCELLENT TEAM SEKARANG!

LinkedlnTiktok