Integrasi AI dalam Siklus Pembelajaran SMP: Asesmen, Perancangan, Implementasi, dan Evaluasi
Di era digital saat ini, Artificial Intelligence (AI) telah menjadi mitra strategis bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang efektif, efisien, dan relevan.
Pelatihan IHT Mempawah 2025 memperkenalkan paradigma baru: guru bukan hanya pelaksana, tetapi juga perancang asesmen dan pengalaman belajar dengan bantuan teknologi.
Melalui integrasi AI, guru dapat:
- Merancang asesmen yang selaras dengan CP/TP (Capaian & Tujuan Pembelajaran).
- Menulis soal HOTS (High Order Thinking Skills) dengan cepat.
- Membuat rubrik analitik dan holistik secara otomatis.
- Melakukan evaluasi berbasis data dan refleksi pembelajaran.
AI tidak menggantikan guru — justru memperkuat peran guru sebagai kurator mutu pendidikan.
Chapter 1: Dari CP/TP ke Instrumen — Merancang Asesmen yang Selaras dan Bermakna
Kurikulum Merdeka menekankan bahwa asesmen harus mengukur apa yang diajarkan, bukan sekadar formalitas. Guru perlu memastikan bahwa indikator, bukti belajar, dan instrumen yang digunakan benar-benar selaras dengan capaian pembelajaran.
AI dapat membantu guru merancang asesmen lengkap menggunakan prompt berikut.
Prompt: Merancang Asesmen dari CP/TP
Anda adalah perancang asesmen [Jenjang].
Bantu saya menyusun dokumen pembelajaran dengan format Kurikulum Merdeka untuk:
Jenjang: [PAUD/SD/SMP/SMA/SMK].
Kelas: [isi kelas].
Mata Pelajaran: [isi mata pelajaran].
Topik/Materi: [isi topik].
Gunakan struktur berikut:
1. Capaian Pembelajaran (CP) / Tujuan Pembelajaran (TP)
- Rumuskan tujuan umum yang ingin dicapai sesuai fase/kelas.
- Sertakan kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
2. Indikator Pencapaian (observable & measurable)
- Gunakan kata kerja operasional (misalnya: mengidentifikasi,
menjelaskan, membandingkan, mendemonstrasikan, menghasilkan).
- Buat minimal 2–3 indikator spesifik.
3. Bukti Belajar (Authentic & Contextual Evidence)
- Jelaskan perilaku nyata atau produk yang dapat diamati peserta
didik sebagai bukti indikator tercapai.
- Pastikan berbasis aktivitas nyata, bukan sekadar hafalan.
4. Instrumen Penilaian
- Pilih instrumen sesuai bukti belajar:
- Tes tertulis/lisan aspek kognitif
- Lembar observasi/performance checklist aspek keterampilan
- Portofolio, proyek, produk nyata aspek performansi/kreasi
- Tuliskan contoh bentuk instrumen secara ringkas.
Prompt ini membantu guru memetakan asesmen dari CP/TP hingga instrumen secara terstruktur.
AI akan menghasilkan draft awal, dan guru dapat menyesuaikannya dengan konteks lokal atau karakteristik siswa.
Chapter 2: Menulis Soal HOTS — Analisis, Evaluasi, dan Kreasi (C4–C6)
Mengapa Soal HOTS Penting?
HOTS (High Order Thinking Skills) mendorong siswa berpikir lebih tinggi dari sekadar mengingat (LOTS).
Melalui HOTS, siswa belajar menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6). Soal yang berbasis HOTS membantu mengembangkan 4C — Critical Thinking, Creativity, Collaboration, dan Communication.
Guru dapat menggunakan AI untuk membuat soal HOTS yang selaras dengan Kurikulum Merdeka melalui prompt berikut.
1. Prompt C4 — Pilihan Ganda Kompleks (Analisis)
Saya ingin Anda berperan sebagai seorang ahli asesmen
pendidikan yang memahami Kurikulum Merdeka, Taksonomi
Bloom (HOTS C4 Analisis), dan kaidah penulisan soal yang baik.
Tugas Anda adalah membuat soal dalam bentuk Pilihan Ganda
Kompleks (lebih dari satu jawaban benar) sebanyak
[jumlah_butir] soal.
Ketentuan:
1. Level kognitif C4 (Analisis): siswa diminta membedakan,
mengelompokkan, mencari pola, atau menemukan hubungan
sebab-akibat.
2. Selaras dengan CP/TP: [Tuliskan CP/TP di sini].
3. Konteks soal: [Tuliskan materi/tema/topik pelajaran di sini].
4. Bentuk soal: Pilihan Ganda Kompleks (5 opsi jawaban,
dengan 2–3 jawaban benar).
5. Gunakan stimulus (teks, data, gambar, tabel, grafik, atau
kasus sederhana) yang kontekstual dan otentik.
6. Kaidah penulisan soal yang benar:
- Rumusan pokok soal jelas, tidak menimbulkan tafsir ganda.
- Bahasa sesuai tingkat peserta didik, komunikatif.
- Opsi homogen dan logis, tidak menyinggung SARA, tidak
negatif berganda.
- Kunci jawaban jelas, didukung alasan/analisis.
7. Sertakan kunci jawaban lengkap beserta alasan mengapa
opsi tersebut benar.
Output yang saya harapkan:
- Stimulus
- Soal
- Opsi jawaban (A–E)
- Kunci jawaban (misalnya: B, C, D)
- Alasan (penjelasan analitis mengapa B, C, D benar dan A, E
salah).
2. Prompt C4 — Uraian (Analisis)
Saya ingin Anda berperan sebagai seorang ahli asesmen
pendidikan yang memahami Kurikulum Merdeka, Taksonomi
Bloom (HOTS C4 Analisis), dan kaidah penulisan soal yang baik.
Tugas Anda adalah membuat soal esai/uraian HOTS level C4
(Analisis) sebanyak [jumlah_butir] soal.
Ketentuan:
1. Level kognitif C4 (Analisis): siswa diminta menguraikan,
membedakan, mengelompokkan, mencari pola, menemukan
hubungan sebab-akibat, atau menyusun argumen logis.
2. Selaras dengan CP/TP: [Tuliskan CP/TP di sini].
3. Konteks soal: [Tuliskan materi/tema/topik pelajaran di sini].
4. Bentuk soal: Esai/Uraian terbuka (bukan pilihan ganda).
5. Gunakan stimulus (teks, data, tabel, grafik, kasus, atau
bacaan pendek) yang kontekstual dan otentik.
6. Kaidah penulisan soal yang benar:
- Rumusan soal jelas, menuntut jawaban analitis, bukan
sekadar hafalan.
- Bahasa sesuai tingkat peserta didik.
- Jawaban menuntut argumen, klasifikasi, perbandingan, atau
penalaran sebab-akibat.
7. Sertakan kunci jawaban/rubrik penilaian yang mencakup:
- Aspek yang harus ada dalam jawaban siswa.
- Kriteria penilaian (misalnya ketepatan analisis, kelengkapan
argumen, logika, penggunaan data).
Output yang saya harapkan:
- Stimulus
- Pertanyaan Esai
- Kunci jawaban (uraian ideal)
- Rubrik penilaian (0–100).
3. Prompt C5 — Pilihan Ganda Kompleks (Evaluasi)
Saya ingin Anda berperan sebagai seorang ahli asesmen
pendidikan yang memahami Kurikulum Merdeka, Taksonomi
Bloom (HOTS C5 Evaluasi), dan kaidah penulisan soal yang baik.
Tugas Anda adalah membuat soal dalam bentuk Pilihan Ganda
Kompleks (lebih dari satu jawaban benar) sebanyak
[jumlah_butir] soal.
Ketentuan:
1. Level kognitif C5 (Evaluasi) siswa diminta menilai,
mempertimbangkan, memberi justifikasi, memilih keputusan
terbaik berdasarkan kriteria, atau mengevaluasi
argumen/solusi.
2. Selaras dengan CP/TP: [Tuliskan CP/TP di sini].
3. Konteks soal: [Tuliskan materi/tema/topik pelajaran di sini].
4. Bentuk soal: Pilihan Ganda Kompleks (5 opsi jawaban,
dengan 2–3 jawaban benar).
5. Gunakan stimulus (teks, data, grafik, tabel, kasus, wacana,
atau gambar) yang kontekstual dan otentik.
6. Kaidah penulisan soal yang benar:
- Pokok soal jelas, menuntut evaluasi, bukan hafalan.
- Bahasa sesuai tingkat peserta didik, komunikatif.
- Opsi homogen, logis, tidak menggunakan negatif ganda.
- Kunci jawaban jelas, didukung alasan evaluatif.
7. Sertakan kunci jawaban lengkap beserta alasan mengapa
opsi tersebut benar/salah.
Output yang saya harapkan:
- Stimulus
- Soal
- Opsi jawaban (A–E)
- Kunci jawaban (misalnya: B, D, E)
- Alasan (penjelasan evaluatif mengapa B, D, E benar dan A, C
salah).
4. Prompt C5 — Esai/Uraian (Evaluasi)
Saya ingin Anda berperan sebagai seorang ahli asesmen
pendidikan yang memahami Kurikulum Merdeka, Taksonomi
Bloom (HOTS C5 Evaluasi), dan kaidah penulisan soal yang baik.
Tugas Anda adalah membuat soal esai/uraian HOTS level C5
(Evaluasi) sebanyak [ jumlah_butir] soal.
Ketentuan:
1. Level kognitif: C5 (Evaluasi) → siswa diminta menilai,
membandingkan, mempertimbangkan keputusan, memberi
justifikasi, atau memilih solusi terbaik berdasarkan kriteria.
2. Selaras dengan CP/TP: [Tuliskan CP/TP di sini].
3. Konteks soal: [Tuliskan materi/tema/topik pelajaran di sini].
4. Bentuk soal: Esai/Uraian terbuka.
5. Gunakan stimulus (teks, data, grafik, tabel, kasus, atau
bacaan pendek) yang kontekstual dan otentik.
6. Kaidah penulisan soal yang benar:
- Rumusan soal jelas, menuntut evaluasi, bukan hafalan.
- Bahasa sesuai tingkat peserta didik.
- Jawaban menuntut argumen, alasan evaluatif, dan
keputusan berbasis kriteria.
7. Sertakan kunci jawaban/rubrik penilaian yang mencakup:
- Uraian jawaban ideal (aspek yang harus muncul).
- Kriteria penilaian (misalnya: ketepatan justifikasi,
kelengkapan argumen, penggunaan data/kriteria, logika
berpikir).
- Skor atau 0–100.
Output yang saya harapkan:
- Stimulus
- Pertanyaan Esai
- Kunci jawaban (uraian ideal)
- Rubrik penilaian (skor 0–100).
5. Prompt C6 — Pilihan Ganda Kompleks (Kreasi)
Saya ingin Anda berperan sebagai seorang ahli asesmen
pendidikan yang memahami Kurikulum Merdeka, Taksonomi
Bloom (HOTS C6 Kreasi), dan kaidah penulisan soal yang baik.
Tugas Anda adalah membuat soal dalam bentuk Pilihan Ganda
Kompleks (lebih dari satu jawaban benar) sebanyak [jumlah_butir]
soal.
Ketentuan:
1. Level kognitif C6 (Kreasi) siswa diminta merancang, menyusun,
mengembangkan, memodifikasi, atau menciptakan sesuatu yang
baru berdasarkan kriteria/pengetahuan yang ada.
2. Selaras dengan CP/TP: [Tuliskan CP/TP di sini].
3. Konteks soal: [Tuliskan materi/tema/topik pelajaran di sini].
4. Bentuk soal: Pilihan Ganda Kompleks (5 opsi jawaban, dengan 2–
3 jawaban benar).
5. Gunakan stimulus (kasus, teks, data, gambar, grafik, tabel,
skenario proyek) yang kontekstual dan otentik.
salah).
6. Kaidah penulisan soal yang benar:
- Pokok soal jelas, menuntut kemampuan kreasi, bukan sekadar
hafalan.
- Bahasa sesuai tingkat peserta didik, komunikatif.
- Opsi homogen, logis, dan menuntut pemilihan solusi kreatif.
- Kunci jawaban jelas, didukung alasan evaluatif-kreatif.
7. Sertakan kunci jawaban lengkap beserta alasan mengapa opsi
tersebut benar/salah.
Output yang saya harapkan:
- Stimulus
- Soal
- Opsi jawaban (A–E)
- Kunci jawaban (misalnya: B, C, D)
- Alasan (penjelasan kreatif mengapa B, C, D benar dan A, E
salah).
Chapter 3: Mendesain Rubrik Analitik dan Holistik
Rubrik merupakan alat penilaian yang penting dalam pembelajaran.
Dengan rubrik, guru dapat memberi umpan balik yang transparan, menilai secara objektif, dan membantu siswa memahami standar kualitas kinerjanya.
AI dapat membantu guru membuat rubrik analitik dan holistik dengan cepat menggunakan dua prompt berikut.
Prompt Rubrik Analitik
Buat rubrik ANALITIK 4 level untuk [jenis tugas]
topik [Nama Topik], kelas [VII/VIII/IX].
Kriteria: [3–4 kriteria].
Tuliskan deskriptor spesifik berbasis bukti per level
+ contoh umpan balik 1 kalimat/kriteria.
Selaraskan dengan CP/TP: [tempel CP/TP].
Output tabel.
Rubrik analitik digunakan untuk proyek kompleks atau laporan dengan beberapa aspek penilaian terpisah.
Contoh: Ketepatan konsep, Penalaran, Data visual, Komunikasi ilmiah.
Prompt Rubrik Holistik
Buat rubrik HOLISTIK 4 level untuk [jenis tugas]
topik [Nama Topik] dengan deskripsi global per
level.
Tambahkan indikator pengamat 5–7 poin sebagai
panduan penilai. Output tabel.
Rubrik holistik digunakan untuk menilai performa cepat atau keseluruhan karya siswa.
AI membantu menulis deskriptor tiap level seperti Perlu Bimbingan, Cukup, Baik, Sangat Baik.
Chapter 4: Workflow Asesmen — Kolaborasi AI dan Guru
Agar asesmen efektif dan valid, guru perlu menerapkan siklus kerja (workflow) yang jelas: mulai dari draf hingga revisi berdasarkan hasil uji coba.
Berikut prompt yang dapat digunakan guru di setiap tahap workflow asesmen.
Prompt Tahap 1 — DRAFT
Anda adalah perancang asesmen SMP. Berdasarkan CP/TP: [tempel], buat:
1) 6 butir HOTS (2 C4, 2 C5, 2 C6) dengan stimulus realistis,
2) Kunci + rasional distraktor (PG) / aspek jawaban (uraian),
3) Rubrik analitik 4 level untuk tugas performa,
4) Tabel alignment: indikator ↔ butir ↔ bukti ↔ instrumen.
Guru dapat meminta AI membantu membuat rancangan asesmen lengkap secara cepat.
Hasilnya dapat dikaji ulang bersama tim MGMP untuk memastikan relevansi dan tingkat kesulitan soal.
Prompt Tahap 2 — REVIEW
Lakukan audit mutu pada butir & rubrik berikut:
- Tanda(i) ketidakselarasan indikator ↔ butir,
- Identifikasi potensi bias/kabur,
- Usulkan perbaikan kalimat & stimulus,
- Pastikan level kognitif sesuai C4/C5/C6 dengan pembenaran singkat.
Tahap review bertujuan memastikan keselarasan indikator, bahasa, dan kognitif level.
Guru dapat menggunakan AI sebagai asisten pemeriksa struktur kalimat, kejelasan makna, dan kesesuaian konteks lokal.
Prompt Tahap 3 — PILOT (Uji Coba)
Pilih 1 CP/TP mapel yang Anda ajar.
Buat tabel sederhana:
Indikator (ABCD)
Bukti belajar
Instrumen asesmen
Buat 5–6 soal di Google/Microsoft Forms.
Bagikan ke minimal 5 orang untuk dicoba.
Catat hasilnya (soal mudah/sulit, jawaban
salah yang paling sering).
Tulis singkat (½ halaman):
Apa remedial untuk siswa yang
kesulitan.
Apa pengayaan untuk siswa yang
sudah paham.
Hasil pilot test dapat dievaluasi dengan bantuan AI melalui Google Sheet atau Excel untuk menghitung p-value (tingkat kesulitan) dan efektivitas soal.
Penutup: Guru dan AI — Sinergi untuk Pembelajaran Bermakna
Integrasi AI dalam siklus pembelajaran membawa perubahan besar dalam cara guru mendesain, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran.
Namun, peran guru tetap tak tergantikan.
AI hanya membantu mengotomatisasi proses teknis, sementara guru tetap menjadi pengambil keputusan profesional.
3 Takeaways dari IHT Mempawah 2025
- Gunakan AI untuk mempercepat desain asesmen, bukan menggantikan peran guru.
- Pastikan setiap asesmen selaras antara CP/TP, indikator, dan bukti belajar.
- Jadikan guru sebagai verifikator dan validator utama agar kualitas pembelajaran tetap terjaga.
AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi memperkuat guru. Dengan integrasi yang bijak, AI membantu menciptakan pembelajaran yang lebih manusiawi, efisien, dan relevan dengan tantangan abad ke-21.
UNTUK INFO LEBIH LANJUT, KUNJUNGI EXCELLENT TEAM SEKARANG!



